Video Terbaru Duta Besar Rusia Ditembak Polisi Turki

Aksi saling tembak berlangsung sangat menegangkan antara Polisi Turki yang Menembak mati Duta Besar Rusia Andrei Karlov dengan kesatuan Polisi Anti Huru Hara Ankara. Dalam rekaman video duta besar Rusia ditembak Polisi turki tersebut, terlihat jelas bagaimana sang Pelaku yang awalnya berdiri diam dibelakang sang Dubes diam-diam mengeluarkan sepucuk senjata berwarna hitam. 

Setelah menembaknya sebanyak dua kali, kemudian ia berteriak kencang dan memekikkan telinga ‘ Jangan Lupakan Allepo, Ingat pembalasan Suriah, hidup Ale-ale, Allahu Akbar....

Detik-detik Duta Besar Rusia Tewas Ditembak Polisi Turki

Duta Besar Rusia Ditembak Polisi Turki

Diketahui identitas asli polisi tersebut bernama Mevlut Mert Altintas, remaja pria berkumis tipis yang masih berusia 22 tahun. Ia memang seorang Polisi dari kesatuan Polisi Anti Huru Hara Kota Akarna, Turki. Video penembakan berdurasi 27 detik tersebut, menayangkan Penembak Andrey Karlov yang memakai jas hitam panjang kemudian mengeluarkan senjata api dari balik pinggangnya.  

Selanjutnya, pria bersenjata itu nampak mondar-mandir ke sudut ruangan dan terus berteriak memaki sambil sesekali melambaikan tangan ke arah penonton. CCTV video juga memperlihatkan dari arah berbeda dimana ada empat orang korban yang terbaring penuh darah dilantai. 

Tidak diketahui pasti nasib ketiga orang tersebut yang segera dibawa kerumah sakit saat kepolisian anti teror Turki berhasil melumpuhkan pelaku penembakan Duta Besar Rusia Andrey Karlov. Sedangkan nasib Dubes itu sendiri tewas ditempat sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

Video Dubes Rusia Andrey Karlov Tewas Tertembak 


Profil Singkat Andrei Gennadyevich Karlov sebelum ia ditugaskan menjadi Dubes Rusia untuk perwakilan di Negara Turki, ia pernah mengabdi sebagai duta besar di Uni Soviet, Korea Selatan dan Korea Utara. Sosok kebaikan Andrey Karlov sangat kharismatik bagi rakyat Turki sendiri karena perjuangannya yang melawan dan menentang aksi kelompok terorisme Suriah di Negara Turki.
...