Planet Nibiru Penyebab Kiamat Terbesar di Bumi

Apakah anda pernah mengikuti perkembangan tentang planet Nibiru? Jika anda pernah mengingat kejadian beberapa tahun silam tentang adanya berita kiamat yang menghebohkan di tahun 2012, maka planet kesembilan inilah yang sebenarnya menjadi titik kunci akan terjadi kiamat. Untuk itu, mari kita memperdalam misteri planet nibiru sang penyebab kiamat terbesar di bumi. Namun sebelum mengetahui tentang apa itu planet nibiru dan perkembangannya adalah langkah awal untuk memperdalam isu planet nibiru sebagai penanda kiamat. 

Planet nibiru atau yang dikenal sebagai planet nine ini dipercaya sebagai planet pelengkap tata surya selain kedelapan tata surya yang telah kita pelajari pada masa-masa di sekolah dulu. Kepercayaan terhadap adanya planet kesembilan ini pun semakin kuat dengan penemuan terakhir dari Badan Penelitian  NASA yang menyatakan bahwa planet yang memiliki berat sekitar lebih dari 10 kali lipat dari dimensi bumi dengan pengorbitan 20 kali lebih jauh dari Matahari dan Neptunus. 

planet nibiru

Keberadaan planet ini telah ditemukan setelah pada tahun 2006 saat badan antariksa menyadari planet pluto terlepas dari bagian planet tata surya. Namun, penemuan ini masih diragukan beberapa pihak karena keterkaitannya dengan waktu penemuan.

Awal Penemuan Planet Nibiru

Meskipun begitu, "planet nibiru" atau planet nine ini dipercaya sebagai pembawa kiamat pada keberlangsungan semua makhluk hidup di muka bumi. Lalu, bagaimana bisa sebuah planet misterius membawa bencana besar terhadap planet lainnya. Awal sejarah dari penemuan planet nibiru ini terjadi pada tanggal 30 September 1846 dimana seorang ahli bernama Le Verrie yang merupakan ahli matematika berasal dari Perancis, mengumumkan bahwa adanya planet lain di tata surya yang masih belum ditemukan. 

Hal ini dikemukakan oleh Le Verrie sekitar satu minggu setelah penemuan Neptunus. Seiring dengan penemuan ini, pada tanggal 10 Oktober 1846 ditemukanlah bulan dari Neptunus bernama Triton sehingga para astronom menghitung kembali massa dari planet Neptunus. 

misteri planet nibiru
Ternyata, massa Neptunus lebih besar 2% dari yang telah diperkirakan, sehingga para ahli kembali mencari benda langit yang mempengaruhi massa Neptunus. Meski awalnya Pluto lah yang dianggap menjadi pengaruh dalam pertambahan massa Neptunus namun kenyataannya Pluto tidak cukup besar untuk Neptunus. Dari sanalah, pencarian planet X Nibiru ini dimulai.

Prediksi Kiamat Nancy Lieder

Lalu pengkajian ini berlanjut hingga tahun 1976 dimana Zecharia Sitchin meluncurkan sebuah buku yang sangat kontrovesial berjudul The Twelfth Planet yang berisikan interpretasi tentang tulisan Bangsa Sumeria kuno yang berusia lebih dari 6.000 tahun dengan mengganti nama dewa-dewa Sumeria menjadi nama-nama planet hipotesis. Menurut penulisan dari Sitchin dalam bukunya, Nibiru merupakan tempat asal dari satu ras alien bernama Annunaki yang memiliki periode orbit lintasan sekitar 3.630 tahun. 

Di dalam bukunya, ada beberapa cerita berkembang hingga memunculkan pendapat dari pengikut Sitchin bahwa planet X yang dicari selama ini merupakan planet nibiru yang memiliki konsep yang sama. Kepercayaan ini diperkuat lagi dengan kedatangan nibiru dengan perhitungan kiamat dari suku Maya. 

Namun, pada tahun 1980 an NASA mengumumkan adanya kesalahan data observasi yang ternyata membuktikan adanya kesalahan orbital dan anomaly massa Neptunus. Seiring dengan perkembangan ini, maka wacana planet nibiru yang berkaitan dengan kiamat 2012 pun mulai meredup di publik.

Setelah lama tak terdengar, konsep kiamat 2012 pun kembali terangkat tehitung sejak pempublikasian buku dari John Major Jenkins pada tahun 1994. Dalam bukunya yang berjudul Tzolkin: Visionary Perspective and Calender Studies, Jenkins menyatakan bahwa konsep kalender dari suku maya ternyata merupakan konsep lama yang telah dipopulerkan oleh Michael D Coe. Sehingga kegegeran dari kiamat 2012 ini kembali terangkat. 

Kekuatan kiamat 2012 semakin besar saat Nancy Lieder, yang merupakan seorang paranormal mengklaim bahwa dirinya telah diperingatkan oleh salah satu ras alien dari sebuah planet yang mediami system planet Zeta Reticuli. Ia diperingatkan bahwa pada bulan Mei 2003 nibiru akan datang menghancurkan bumi.

planet x

Setelah menunggu ramalan dari Nancy Lieder, ternyata Mei 2003 tidak terjadi kiamat sehingga ramalannya dianggap meleset. Hal ini berlanjut hingga NASA mengumumkan bahwa adanya planet kesepuluh bernama Eris pada tanggal 21 Oktober 2003. Dengan adanya pengumuman ini, maka beberapa orang mensangkut pautkan penemuan planet baru ini dengan nibiru. 

Namun, konsep ini segera dapat ditepis mengingat kriteria dari planet eris sendiri tak jauh berbeda dengan pluto yang memiliki periode orbit yaitu 556,7 tahun. Akhirnya, isu tentang kiamat dan nibiru ini meredup dan bangkit lalu meredup lagi di saat-saat tertentu.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pemahaman konsep planet X semakin diperkuat. Para penganut teori konspirasi berpendapat bahwa Google Sky mensensor sebagian dari foto angkasa dengan blok hitam sehingga memunculkan adanya hal yang ditutupi tentang planet X dari khalayak umum. 

Hingga muncullah sebuah argument dari para peneliti di California Institue of Technology. Para peneliti ini mengklaim bahwa mereka telah menemukan sebuah bukti adanya keberadaan planet kesembilan. Seiring dengan pengakuan ini memperkuat adanya planet kesembilan ini menggantikan posisi planet pluto.

Keberadaan Planet Nibiru dan Terjadinya Kiamat Bumi

Keberadaan planet nibiru semakin diperkuat saat Mike Brown, seorang professor astronomi dari Caltech mengkalim bahwa dirinya bersama koleganya Kontasin Batygin telah menemukan planet kesembilan, seperti yang dikutip di Astronomical Journal. Memang pada awalnya keduanya masih tidak percaya dengan eksistensi dari planet kesembilan atau planet tesembuyi itu. Namun, pada akhirnya mereka mulai menginvestigasi hal tersebut lebih dalam tentang keberadaan planet X dan orbitnya yang berada di luar tata surya. 

Mengejutkan! bahwa keduanya malah semakin yakin bahwa planet X memang benar-benar ada dan bukan isapan jempol semata. Tapi sayangnya, hingga kini keberadaan dari planet X atau planet nine atau planet kesembilan atau planet nibiru ini masih belum bisa benar-benar terlihat dengan jelas melalui teleskop atau media luar angkasa lainnya. 

Oleh karena itu, keberadaan planet nine ini lagi-lagi masih diragukan keberadaannya. Ditambah lagi NASA mengomentari dengan penemuan ini bahwa belum saatnya menilai adanya planet X, karena konsep keberadaan planet X ini masih butuh pengkajian yang lebih dalam lagi.

Lalu mengapa planet nibiru dipercaya sebagai pembawa kiamat bumi? Ternyata beberapa konsep menyatakan bahwa adanya dampak dari kemunculan planet nibiru ini. Jika planet nibiru atau planet X ini mendekat, maka kemungkinan adanya perubahan pada bumi akan terjadi. Perubahan ini bukanlah hal yang kecil melainkan sebuah hal yang besar. 

Planet Nibiru Penyebab Kiamat Terbesar di Bumi
Dipercaya bahwa saat planet X datang mendekati bumi maka akan terjadi sebuah gerhana matahari besar-besaran yang akan membawa kerusakan bahkan kepunahan besar-besaran di bumi. Maka, dari sinilah dipercaya bahwa "nibiru menjadi pembawa kiamat" diakibatkan daya efek dari mendekatnya pulau nibiru ini yang membawa kehancuran di muka bumi. 

Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa isu planet X atau planet nine atau planet kesembilan ataupun planet nibiru ini hanyalah sebuah konspirasi semata yang sengaja dibuat seperti hal yang membingungkan. Terlepas dari itu semua, kita menemui sebuah fakta bahwa bumi semakin menua dan kemungkinan terjadinya kerusakan besar-besaran memang benar adanya.
...