Menanamkan Pola dan Kebiasaan Makan yang Baik Untuk Anak

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dapat dimulai dari usia sedini mungkin, yaitu usai balita, salah satunya di antaranya adalah dengan menanamkan pola dan kebiasaan makan yang baik untuk anak.

Usia balita merupakan usia rawan, karena pertumbuhan pada usia balita sangat mempengaruhi kualitas manusia ketika menginjak usia remaja dan dewasa. Pertumbuhan sel otak berlangsung terus sampai usia 3-4 tahun. Gizi makanan sangat mempengaruhi pertumbuhan sel otak. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan agar sel otak dapat tumbuh sempurna, dan menjadi dasar kecerdasan.

Karena hal ini, penting bagi orang tua untuk menanamkan pola dan kebiasaan makan yang baik untuk anak, sebab hal ini akan menentukan kesehatan mereka untuk seterusnya. Jangan menyerah. Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan yang sulit, karena ibu harus melakukan perpaduan tepat dengan merawat, mencintai namun tetap tegas dan ketat.

Menanamkan Pola dan Kebiasaan Makan yang Baik Untuk Anak
Image by polrestrenggalek.com

Bila anak telanjur memiliki kebiasaan makan yang tidak baik, kamu dapat mengikuti beberapa langkah ini.

1. Berikan pengertian pada anak akan pentingnya makan pagi. Usahakan untuk selalu menyiapkan makan pagi, siang, dan malam bagi seluruh anggota keluarga.

2. Ajarkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan menyikat gigi atau berkumur setelah makan.

3. Ajarkan etiket di meja makan, antara lain seperti:
  • Waktu duduk bersama di meja makan selalu dengan sikap gembira (tidak murung) dan sopan.
  • Selama makan jangan berkomentar negatif mengenai makanan yang dihidangkan di meja makan di depan anak, agar anak-anak tidak menjadi takut lalu akan menolak mencoba makanan tersebut.
  • Hidari bicara pada anak selagi mulut penuh dengan makanan
  • Hindari mengeluarkan suara dari mulut selagi makan, misalkan mengecap atau mengunyah terlalu keras.
  • Hindari makan sambil membaca koran atau buku.
  • Sebaiknya jangan membiarkan anak mengambil makanan dari piring orang lain.
  • Anak yang sudah berusia di atas 3 tahun, dibiasakan untuk makan dengan baik dan rapih, apabila ada makanan yang berserakan di meja makan minta anak untuk mengambilnya dan membuangnya setelah makan.
  • Sebaiknya jangan membicarakan hal-hal yang menjijikan selagi makan, karena hal ini bisa mengganggu nafsu makan.
4. Berika aneka ragam menu untuk memperkenalkan aneka jenis makanan.

5. Ajarkan pola makan sesuai waktu makan dan jangan memberi makanan selingan yang terlalu banyak di antara jam makan karena akan mengganggu nafsu makan si anak.

6. Sebaiknya jangan memaksa anak untuk memakan sesuatu yang dia tidak suka. Bila kali ini dia menolak berikan makanan yang lainnya dan untuk lain kali coba lagi.

7. Sebaiknya jangan menghukum atau memarahi anak yang tidak mau makan, tetapi berikan pengertian pada anak akan pentingnya makan untuk perkembangan dan pertumbuhan anak untuk kelak nanti.

8. Untuk anak yang susah makan dapat dibujuk untuk makan dengan mengundang teman-temannya untuk makan bersama. Dengan cara ini, si anak lebih bergairah untuk makan kaena bersama-sama teman-temannya. Selain itu, nafsu makan dapat ditingkatkan apabila anak melakukan banyak kegiatan. Misalnya, olahraga sambil bermain dan berenang.

Itulah berbagai petunjuk menanamkan pola dan kebiasaan makan yang baik pada anak. So moms, bagaimana cara kamu untuk membuat anak kamu bisa makan makanan yang sehat? Semoga informasi ini berguna dan membantu kamu.
...