Wednesday, December 21, 2016

Beberapa Jenis Tumbuhan Aromatik Berkhasiat Obat Sesuai Dengan Sifatnya

Theophrastus, seorang terapis pertama asal Yunani, menulis tentang pengaruh aroma atau wewangian terhadap pikiran, perasaan, dan kesehatan manusia. Namun tidak semua aroma wewangian memiliki pengaruh demikian. Kebanyakan wewangian yang berasal dari bagian tumbuhan aromatik yang memiliki pengaruh seperti itu.

Banyak sekali tumbuhan menghasilkan aroma tertentu dan pengaruh tertentu. Bangsa Romawi, Yunani, dan Mesir telah lama mengunakan wewangian minyak atsiri tumbuhan untuk berbagai keperluan kesehatan.

Meskipun aroma tumbuhan ini secara umum digunakan sebagai obat luar, namun pengaruhnya mampu meresap hingga ke organ yang berdekatan seperti otak dan sistem saraf. Pemakaian aroma wewangian dari minyak atsiri tidak memperberat kerja organ tubuh karena tumbuhan memiliki komposisi yang sama persis dengan manusia.

Ada tiga cara pemakaian minyak wangi sari tetumbuhan untuk kesehatan dan kecantikan. Petama, dengan cara dipijat atau diurut dengan diolesi minyak. Kedua, mandi dengan air campuran arima dan menghirupnya atau menguapi badan. Ketiga, meminum ramuan tetumbuhan tersebut.

Ketiga cara itu sangat berhubungan dengan keluhan atau penyakit yang diderita seseorang. Untuk keluhan saluran nafas dan emosi biasanya cara dihirup akan lebih cocok. Sementara untuk keluhan saluran pencernaan, lebih baik dengan cara diminum. Sedangkan untuk keluhan penyakit kulit dan untuk menyimbangkan fungsi organ tubuh, biasanya dengan cara dipijat atau dioles lebih tepat.

Selain berfungsi sebagai bahan obat-obatan, aroma yang dihasilkan tetumbuhan juga bermanfaat bagi berbagai keperluan rumah tangga. Komestik dan makanan, adalah dua aspek rumah tangga yang sering berhubungan dengan aroma. Campuran makanan akan terasa menjadi lebih wangi, sedap, dan mengundang selera bila diberi sentuhan arima seperti pandan dan kayu manis.


1. Gandapura atau Kasturi

Tanaman ini berasal dari Amerika Latin. Tetapi, tanaman ini juga banyak dijumpai di daerah Hainan (Cina) dan Asia Tenggara (Indonesia dan Myanmar). Tumbuh secara liar di hutan dan ladang, meski ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias. Tinggi tanaman dapat mencapai 4 meter, hidup pada ketinggian 650 m dpl. Batang tanaman tegak, lurus dan bulat. Dengan biji berwarna cokelat kelabu, licin dan bergaris dari pangkal hingga ke ujung. Biji katsuri umumnya digiling untuk mendapatkan minyak katsuri yang wangi.

Khasiat:
  • Menenangkan dan relaksasi pada otot.
Resep:
  • Ambil beberapa tetes minyak kasturi, kemudian balurkan pada bagian tubuh atau otot yang mengalami ketegangan. Pijat bagian yang tegang, sampai minyak kasturi terasa meresap di tubuh. Bisa juga serbuk daun kasturi sebanyak 2 g diseduh dalam 1/2 gelas air matang hangat. Setelah dingin disaring. Minum 2 kali sehari, masing-masing 1/4 gelas.
2. Sereh

Kamu bisa temukan tanaman ini di dataran berketinggian 50-2.700 m dpl. Di Indonesia, sereh banyak terdapat di Pulau Jawa. Sereh termasuk rumput-rumputan tegak, dengan perakaran sangat dalam dan kuat. Daun sereh mengandung minyak atsiri dengan kompinen yang terdiri dari sitral dan sitronerol (66-85%). Pada penelitian lain, daun sereh menyimpan minyak atsiri 1% dengan komponen utama sitronelol dan geranial (35% dan 20%)

Khasiat:
  • Menenangkan dan memiliki efek relaksasi pads otot.
Resep:
  • Ambil 5 g akar sereh, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Sesudah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas, pada pagi dan sore hari.
Jenis Tumbuhan Aromatik Berkhasiat Obat Sesuai Dengan Sifatnya
Image by solokebaya.net

3. Cendana

Tinggi pohon bisa mencapao 12-15 m. Kulit kayu kasar, berwarna kelabu. Daunnya mudah gugur. Tumbuh di tanah yang panas dan kering yang banyak kapurnya. Bagian yang digunakan adalah kayunya. Kayu cendana mengeluarkan bau khas dan banyak digunakan sebagai aromaterapi dan parfum.

Khasiat:
  • Bersifat menenangkan dan relaksasi otot.
Resep:
  • Minyak kayu cendana banyak dihasilkan lewat proses industri. Minyak itu bisa dimanfaatkan sebagai aromaterapi. Umumnya dengan cara mengulurkn minyak cendana di seluruh permukan badan atau menciumi baunya, untuk merileksasi otot dan memperoleh ketenangan.
4. Cengkeh

Rasa pedas pada cengkeh lantaran mengandung minyak atsiri. Dalam dunia pengobatan, minyak atsiri itu banyak berperan. Minyak atsiri bersifat volatif dan mudah menguap. Beraroma khas, tahan lama, dan berasa hangat. Komponen penyusun minyak atsiri yakni eugenol, eugeneol asetat, dan caryophylene. Selain itu juga mengandung senyawa asam oleanolat, asam galotanat, fenilin, karyofilin, resin, dan gom.

Khasiat:
  • Minyak cengkeh bersifat antiseptik dan penawar rasa sakit, dapat mengendurkan ketegangan saraf dan sebagai obat sakit gigi serta penyegar mulut dan ruangan.
Resep:
  • Obat sakit gigi: 
    • sumbat gigi berlubang dengan menggunakan kapas yang ditetesi minyak cengkeh. Bisa juga 10 butir cengkeh disangrai, dan tumbuk sampai halus. Bubuk cengkeh tadi dimasukkan ke dalam gigi yang berlubang, dan ditutup dengan kapas. Lakukan 2 kali sehari.
  • Mengedurkan saraf: 
    • Oleskan minyak cengkeh pada bagian tubuh yang pegal atau otot terasa kaku. Agar lebih meresap, lakukan sambil dipijit dengan menggunakan minyak cengkeh.
5. Selasih

Dalam lingkungan masyarakat Jawa, tanaman ini sangat populer.  Selasih mempunyai daya adaptasi tinggi, hingga mudah tumbuh di hampir semua tempat. Daun selasih mempunyai aroma khas yang sangat tajam, bila tercium lama akan mengakibatkan mual dan pening. Tak heran, bau daunnya juga bisa digunakan untuk mengusir nyamuk. Sama seperti adas, selasih mengandung estragol yang dapat merangsang kanker pada tikus dan mencit.

Khasiat:
  • Minyak yang dihasilkan bersifat antiseptik sehingga dipercaya dapat memperlancar pencernaan dan merangsang hormon seksual.
Resep:
  • Letakkan daun kemangi dalam wadah, lalu diremas-remas. Hirup bau daun yang khas, bersama-sama dengan pasangan kamu. Atau, bila sudah menjadi minyak, sebelum melakukan hubungan suami istri, cium bau minyak selasih bersama dengan pasangan.
6. Kayu Manis

Kayu manis termasuk tumbuhan berkayu dapat tumbuh di daerah dengan intensitas matahari cukup tinggi. Bisa tumbuh di tanah berpasir dan kurang subur. Bisa tumbuh di dataran tinggi 2.000 m dpl. Minyak kayu manis ini dihasilkan dari ekstrasi bagian kulit kayu, daun, kuncup, bunga dan buah. Proses ekstraksi dilakukan lewat penyulingan.

Khasiat:
  • Minyaknya bersifat antiseptik dan berguna untuk melancarkan pencernaan dan pernafasan serta dapat mengurangi ketenangan.
Resep:
  • Untuk mendapatkan khasiat dari minyak kayu manis ini, kalau kita mengkonsumsinya langsung, agak kurang nyaman karena rasanya "keras". Paling enak, campurkan minyak atsiri ini pada adonan kue, roti, es krim atau permen. Keculai untuk penggunaan luar, minyak kayu manis bisa langsung dibalurkan pada bagian tubuh yang terasa pegal atau mengalami ketegangan.
7. Kayu Putih

Minyak kayu putih didapat dari hasil penyulingan daun dan ranting, berwarna kuning kehijau-hijauan. Kulit pohon mengandung lignin dan melaleucin. Daunnya mengandung minyak atsiri, terdiri dari sineol 50-65%, alfa-terpineol, valeraldehida, dam benzaldehida.

Khasiat:
  • Minyak besifat antiseptik dan penwar rasa sakit, serta beraroma khas dapat melegakan pernafasan dan mengendurkan ketegangan saraf.
Resep:
  • Sesek nafas, batuk, dan sakit kepala
    • Ambil daun kayu putih sebanyak 10-15 g. Cuci bersih, kemudian direbus dengan air 2 gelas. Biarkan mendidih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin, disaring, lalu diminum.
  • Meredakan ketegangan
    • Balurkan beberapa tetes minyak kayu putih secukupnya di bagian badan yang terasa sakit atau tegang. Kemudian pijat secara perlahan sampai kencang. Rasa hangat dan nyaman minyak kayu putih akan memberikan ketenangan.
8. Minyak Nilam

Termasuk tanaman semak dengan tinggi mencapai 1 m. Minyak nilam beraroma eksotis dan tahan lama. Bersifat fiksatif terhadap bahan pewangi.

Khasiat:
  • Dapat mengatasi kelelahan dan meningkatkan gairah seksual.
Resep:
  • Mengatasi frigiditas (penambah gairah seksual)
    • Ambil 4 tetes minyak nilam, dicampur dengan 4 tetes minyak kenanga. Teteskan ramuan tersebut ke kertas tisu. Biarkan aromanya memenuhi ruangan selama sekitar 1 jam. Hirup ramuan itu bersama dengan pasangan kamu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Beberapa Jenis Tumbuhan Aromatik Berkhasiat Obat Sesuai Dengan Sifatnya