8 'Anti' Pepaya yang Berguna Bagi Kesehatan Tubuh Kita, No.4 Penting!

Apakah tanaman pepaya itu?

Tanaman pepaya (carica papaya) merupakan tanaman Suku Carica yang merupakan herba asli Amerika tropis dan cocok di tanam di Indonesia. Pepaya memiliki daun berbentuk majemuk dan menjari serta buah yang memiliki warna luar hijau dan dalamnya berwarna kuning atau jingga.

Tanaman pepaya ini memiliki senyawa aktif yang meliputi seperti enzim papain, karotenoid, alkaloid, monoterpenoid, flavonoid, mineral dan vitamin, glukosinolat, karposida. Berikut manfaat kesehatan bagi tubuh dari buah pepaya:
  • Anti-kanker
  • Anti-oksidan
  • Anti-diabetes
  • Anti-fertilitas
  • Anti-inflamasi
  • Anti-helmintika
  • Anti-bakteri
  • Anti-dengue dan bisa kamu jadikan sebagai pemyembuk luka luar
Pepaya sebagai Anti Kanker

Ekstrak daun pepaya memiliki aktivitas immunomodulator yang dapat menghambat perkembangan sel line tumor seperti:
  • Kanker serviks (sel HELA)
  • Kanker payudara (sel MCF 7)
  • Kanker hati (sel HEPG20)
  • Kanker paru-paru (sel PANC-1)
  • Kanker pankreas (sel PANC-1)
  • Kanker mesothelioma (sel H2452)
  • Dan sel-sel line hemopoetik
Komponen daun pepaya yang potensial sebagai anti-tumor adalah alfa tokoferol, likopene, flayonoid, dan benzylisothiosianat.

Image by authoritynutrition.com

Pepaya sebagai anti-oksidan

Anti-oksidan pepaya dapat ditemukan pada daun pepaya, buah pepaya dan ekstrak bijinya.

Pepaya sebagai anti-diabetes

Tanaman pepaya mengandung alkaloid, saponin dan tannin yang dapat menormalkan kembali kadar glukosa darah.
Pepaya sebagai anti-fertilitas (konstrasepsi alami)

Ekstrak biji pepaya dapat dijadikan bahan kontrasepsi bagi pria. Karena memiliki kemampuan untuk proses spermatogenesis. Selain biji pepaya, daun pepaya dan akar tanaman pepaya juga dilaporkan memiliki efek anti-fertilitas.

Pepaya sebagai anti-inflamasi

Biji dan daun pepaya dilaporkan memiliki aktivitas anti-inflamasi yang signifikan. Karena terdapat kandungan methanol pada biji kepala dan etanol pada daun pepaya. Kandungan methanol biji pepaya lebih kuat dari obat anti-inflamasi indomethacin. Namun masih lebih rendah dari aspirin.

Pepaya sebagai anti-helmintika

Biji pepaya mengandung enzim papain yang dapat mengurai sel bakteri dan parasit sehingga dapat dijadikan anti-helmintika. Getah pepaya juga terbukti sebagai anti-helmintika yang memicu kematian cacing dan parasit lain pada pencernaan.

Pepaya sebagai anti-bakteri

ekstrak daun pepaya terbukti menunjukan penghambatan 100% terhadap S.Aureus dan mengurangi jumlah E.Coli 65 menjadi 24 CFU/ML.

Pepaya untuk pengobatan DBD

Tanaman pepaya dapat digunakan dalam pengobatan demam berdarah karena memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah trombosit. Senyawa flavonoid pada daun pepaya juga mampu menghambat mekanisme perakitan virus demam berdarah.

Jadi kesimpulannya, bahwa tanaman pepaya terbukti memiliki segudang manfaat yang beragam baik secara empiris maupun yang teruji melalui uji penelitian.
...