Tuesday, November 1, 2016

Wulan Guritno: Pentingnya Pendidikan Untuk Anak

Meski namanya sudah malang-melintang di dunia perfilman, rupanya Wulan Guritno hingga kini belum memberi lampu hijau untuk putrinya yang tumbuh remaja, Shaloom Razade Syach, mengikuti jejaknya sebagai pemain film. Wulan lebih mengutamakan pendidikan bagi sang buah hati.

Istri Adilla Dimitri yang sudah merasakan manis pahit dunia film tentu tidak melarang putrinya untuk bisa terjun ke dunia perfilman. Namun, ia merasa mungkin belum sekarang saatnya Shaloom masuk ke dunia yang mengangkat namanya ini.

Beberapa kali, Wulan mengaku sering dirayu oleh Shaloom, jika ada tawaran main film datang untuk dirinya. "Kadang-kadang kalau saya bilang, 'Ada yang mau nawarin kamu main film, loh'/ Dia pasti deh langsung ngerayu. Dia bilang, 'Ma, aku bisa sekolah sambil main film' tapi tetap saja saya bilang nanti dulu.

Bagi wulan, pendidikan bagi anak-anaknya adalah hal yang utama. Itulah alasan mengapa hingga saat ini Shaloom belum mendapat izin untuk menjadi pemain film.

Pentingnya Pendidikan Untuk Anak

"Pendidikan itu penting buat mereka. Mungkin karena mereka masih kecil dan remaja, menganggap kalau sekolah itu membosankan. Tetapi karena saya sudah lebih dulu merasakan jadi mereka, jadi saya tahu kalau pendidikan itu penting dan saya tidak mau anak saya menomorduakan pendidikan. PR saya di sini adalah, bagaimana mengajari anak-anak, Shaloom khususnya karena dia sudah terbilang masih remaja, untuk sadar akan pentingnya pendidikan. Dia harus belajar tanggung jawab, mulai usia remaja," tegasnya.

Wulan memberi contoh, beberapa waktu lalu, Shaloom sempat dapat tawaran main film di luar kota. Karena memang tidak ingin menyembunyikan hal ini, Wulan pun memberitahu Shaloom akan tawaran itu.

"Kemarin dia sempat dapat tawaran film dengan lokasi syuting di Banyuwangi. Itu berarti dia harus skip sekolahnya selama 3 minggu. Saya bilang fair-fair-an sama dia dan meminta dia untuk menimbang sendiri untung-ruginya. Akhirnya dia mikir dan bilang tidak mampu melakukan itu, 'Ma, I can't do this'. Nah di situ saya sudah bisa meilhat kalau Shaloom sudah bisa bertanggung jawab atas dirinya," ucapnya.

Wulan pun pelan-pelan mengajarkan bisnis pada anak-anaknya. Diawali dengan berjualan es krim bikinan sendiri.

"Shaloom yang sudah makin besar, sudah ABG, dan jadi anak remaja harus diajari mandiri. Bisa lewat pola bisnis keluarga. Bukan untuk dibiasakan cari uang, tapi dibiasakan tertib, disiplin dan sadar diri bahwa untuk mendapatkan sesuatu harus dengan melakukan sesuatu juga," jelas Wulan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Wulan Guritno: Pentingnya Pendidikan Untuk Anak