Lagi Bimbing Konseling, Murid 'Ahli' Taekwondo Hajar Guru Hingga Babak Belur

Sungguh miris, seorang siswa SMA Pusaka 1, Duren Sawit, Jakarta Timur menganiaya gurunya. Parahnya, si siswa menjambak dan memukuli guru perempuannya itu di depan ibunya sendiri. Akibat perbuatan siswa, HT, sang guru mengalami luka lebam di wajahnya.

Diketahui, guru yang ditonjok dan dijambak muridnya yang berinisial ANF, ternyata merupakan guru konseling di SMA tersebut. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis (27/10/2016) sekitar jam 8 pagi. Pada saat itu, HT tengah membimbing ANF di ruangannya. Kala itu ANF ditemani oleh ibunya.

"Pelaku tidak terima ketika dibimbing konseling oleh kakak saya. Padahal di situ ada ibunya. Nggak tau gimana lagi, pelaku langsung menjambak dan memukul kakak saya," ujar N, Jumat (28/10/2016 malam.

ANF yang duduk di bangku sekolah kelas 1 ini, tercatat mengikuti sejumlah kegiatan ektrakulikuler disekolah. Salah satunya adalah olahraga asal negara Korea, Taekwondo. Kontan, HT lebam akibat ditonjok oleh ANF yang saat ini masuk kelas IPA 2.

Kejadian ini bermula ketika ANF ditegur oleh wali kelasnya lantaran selalu mengantuk dan tertidur pada saat jam pelajaran. Tetapi, setiap ia ditegur, ANF selalu melawan dan membentak. Oleh karena hal itulah, sebagai guru bimbingan konseling tentunya langsung mengambil alih permasalahan ANF itu.

Murid 'Ahli'  Taekwondo Hajar Guru Hingga Babak Belur

Ketika di ruang BK (Bimbingan Konseling) dan di 'introgasi', ANF pun mengungkapkan penyebab ia sering tertidur ketika jam pelajaran, yaitu karena mengikuti kegiatan ekstrakurikuler taekwondo hingga larut malam.

Mendengar penjelasannya tersebut, HT pun berinisiatif  untuk memanggil pengajar ekstrakurikuler taekwondo tersebut. Namun, ANF tidak setuju dengan inisiatif HT. Sambil membentak, ANF langsung meluncurkan pukulan ke wajah sembari menjambak rambut HT.

Tidak siap menerima serangan itu, HT langsung berteriak dan berusaha melepaskan jambakan ANF. Teriakan itu berbuah hasil, akhirnya seorang guru pembelajar bidang kimia langsung masuk keruang bimbingan konseling untuk menolong HT.

Upaya pertolongan yang dilakukan guru tersebut tidak membuahkan hasil. Guru itu pun langsung meminta bantuan kepada seorang guru olahraga. Karena guru olahraga tersebut adalah yang paling terdekat dari ruang BK.

Akhirnya, jambakan ANF tersebut terlepas setelah HT berhasil menggigit tangan sang murid. Setelah kejadian itu selesai, Kini, HT masih dalam peraatan dan trauma dengan kejadian seperti itu.

Menurut N selaku kakak HT, telah melaporkan  peristiwa yang dialaminya kepada kepolisian. HT pun telah dimintai keterangan dan divisum. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Duren Sawit Komisaris Yudho Huntoro akan berkoordinasi lebih dahulu dengan penyidik dan memproses laporan tersebut.
...