Perubahan-perubahan Anggota Tubuh Wanita Ketika Hamil

Memiliki buah hati adalah sesuatu yang dinanti oleh pasangan yang baru menikah. Melalu proses kehamilan, buah hati yang telah dinanti akan hadir ke dunia. Namun selama hamil, bagian-bagian tubuh mulai melakukan banyak perubahan dan penyesuaian diri untuk membantu pertumbuhan bayi.

Beberapa perubahan tubuh saat kamu hamil tidak terasa atau tidak tampak oleh ibu hamil. Tetapi pada saat itu, tubuh akan menahan atau menimbun lebih banyak cairan dari biasanya yang bertujuan untuk melindungi dan mempertahankan kehamilan, mengencerkan antibodi ibu, dan mencegah terjadinya reaksi penolakkan tubuh ibu terhadap janin.

Akibat dari penimbunan cairan pada kehamilan inilah yang menyebabkan bengkak di beberapa bagian tubuh akan membesar atau membengkak. Berikut ini anggota tubuh wanita yang membengkak ketika hamil.

Kaki

Hal yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil adalah membengkaknya kaki selama proses kehamilan. Banyak hal yang menyebabkan kaki ibu hamil membengkak, antara lain yaitu ukuran rahim yang semakian membesar, sehingga menekan pembuluh darah balik dipangkal paha. Bisa juga dikarenakan kurang nyamannya alas kaki atau terlalu banyaknya konsumsi yodium saat hamil.

Salah satu cara untuk mengurangi bengkak di kaki adalah dengan memperlancar peredaran darah. Seperti tidur dengan posisi kaki ditinggikan lebih tinggi dari badan, jangan duduk terlalu sering, perbanyak jalan-jalan pada pagi hari atau sore hari, dan lebih penting jangan pernah duduk dengan kaki menyilang karena bisa mempercepat tingkatan pembengkakan.

Payudara

Perubahan pada payudara akan terjadi pada 15 hari masa pembuahan, seperti kelunakan pada payudara, kepekaan pada punting susu dan peningkatan ukuran payudara terjadi sebagai bagian penyesuaian tubuh yang normal. Hal ini dikarenakan payudara sedang memproduksi susu dengan skala besar untuk diberikan kepada sang buah hati yang dinanti.

Vena

Vena atau bisa kita sebut pembuluh balik merupakan pembuluh darah yang menghantar darah menuju ke jantung. Bila kamu memiliki pembuluh darah yang muncul di kulit, bisa jadi pelakunya adalah vena yang akan membengkakan di kulit kamu. Namun, pembuluh darah vena jarang sekali dirasakan pada ibu hamil.

Selain terjadinya membengkaknya, ada juga kendala-kendala atau perubahan tubuh yang bisa menganggu ibu hamil, antara lain seperti ini.

1. Sesak nafas

Setiap ibu yang tengah hamil, pasti akan merasakan sesak nafas. Sesak nafas ini adalah hal yang biasa dan wajar selama masa kehamilan, sebab rahim tumbuh kian membesar dan sehingga menyita banyak ruangan yang membatasi gerakan diafragma.

2. Perubahan rambut

Rambut ibu hamil akan berubah secara alami dan perubahan itu membuat kita tidak terduga. Ketika ibu sedang hamil, banyak hal yang tidak ibu perhatiakan kalau telah terjadi perubahan pada rambutnya selama kehamilan. Perubahan itu biasanya meliputi rambut susah di tata dan disisir atau mudah kusut dan rontok. Apabila masa kehamilan telah selesai, maka kondisi rambut akan kembali seperti semula. Bisa kita bilang bahwa perubahan pada rambut ini adalah sifatnya sementara.

3. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan hal biasa yang melanda ibu selama masa kehamilan. Tipe minus adalah sakit kepala yang dialami ibu hamil, bisa dikarenakan oleh meningkatnya aliran darah serta pembengkakan hidung, kelelahan dan harmonal bisa menyebabkan hal utama sakit kepala ini.

4. Sembelit

Sembelit atau buang air besar merupakan hal umum terjadi pada ibu hamil. Hal ini terjadi seperti kekurangan zat besi dan vitamin, kurangnya mengkonsumsi air mineral, kurangnya olahraga seperti berjalan-jalan, dan juga terjadinya tekanan rahim terhadap usus kecil.

Untuk mengetahui kapan tubuh ibu hamil mulai membengkak, biasanya mulai terlihat pada minggu ke 20 atau bulan ke 5 pada saat ibu melewati fase mual muntah sehingga berat badan otomatis naik. Ibu hamil akan mengalami penimbunan cairan di tubuh, namun penimbunan cairan itu berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang terlihat hanya peningkatan berat badan, ada pembengkakan di sekujur kaki, tangan, muka, leher dan perut.

Namun, setelah melewati masa-masa persalinan. Bengkak-bengkak itu bisa hilang secara alami. Kadang bengkak bisa hilang setelah 3 bulan persalinan, dan itu juga dipengaruhi pada pertambahan berat tubuh ibu selama hamil, aktivitas fisik, dan diet pascapersalinan akan membuat pembengkakan di tubuh cepat kembali normal. Nah, untuk diet pascapersalinan lebih baik mengkonsumsi makanan yang rendah garam.

Karena bengkak tidak bisa diobati, maka disarankan untuk bergerak dengan lebih hati-hati. Jika berpergian dan mengindari hal yang tak terduga seperti jatuh akibat alas kaki, kamu bisa gunakan sendal atau sepatu dengan hak rendah, kenakan pakaian yang praktis dan tidak terlalu sempit untuk dipakai, upayakan untuk terus berolahraga seperti berenang agar bisa meningkatkan keseimbangan yang membuat tubuh lebih lentur dan nyaman untuk digerakkan.
...