Saturday, July 9, 2016

10 Cara Memilih Produk Herbal yang Tepat dan Berkualitas

Saat ini telah banyak ditemukan obat herbal baik yang dikemas dalam bentuk kapsul ataupun sejensinya. Kepercayaan orang-orang terhadap khasiat dan juga kandungan yang dimiliki obat herbal sudah tertanam sangat lama.

Obat herbal memang sudah dikenal sejak dahulu untuk mengobat berbagai penyakit dan juga menjaga stamina tubuh. Obat herbal ini berasal dari bahan-bahan alami tanpa mengandung bahan kimia sedikitpun.

Berkembangnya dunia pengobatan dan kecantikan, motivasi untuk kembali ke pengobatan/perawatan alami, mudahnya produk-produk baru masuk ke Indonesia. Banyak obat herbal yang sekarang beredar di masyarakat baik dalam bentuk penawaran ataupun yang berkembang di media sosial.

Sayangnya, ada juga obat herbal yang hanya dalam produk palsu atau hanya sebagai ajang penipuan. Contohnya, serbuan iklan produk herbal tersebut tidak diiringi dengan pengimbangan informasi yang memadai, yang memberikan konsumen atau calon konsumen pengetahuan cukup mengenai proses produksi, keamanan, bahan pembuatan produk, serta segala pernak-perniknya.

Mereka yang memperdagangkan produk palsu seperti ini biasanya hanya untuk memperoleh keuntungan saja tanpa memperhatiakan pembeli yang rugi membeli produk yang ditawarkannya. Tidak heran jika kemudian BPOM beraksi keras setelah berbagai produk herbal (dan kecantikan) yang dijual bebas tanpa ijin resmi (belum melalui uji kualitas dan keamanan).

Bila kamu tidak pandai atau tidak sempat membuat obat herbal sendiri, dan kamu takut salah dalam hal memilih produk herbal yang benar dan bisa terhindar dari penipuan. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan saat memilih produk herbal yang baik dan berkualitas.

Setiap produk herbal yang ilegal itu memliki ciri-ciri khusus yang dapat diamati apabila jika orang yang akan membeli benar-benar mengamati. Produknya pun tidak jelas siapa pembuatnya dan kita pun tidak tahu apakah produk ini ada jaminan aman dari penjual produk yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan bahkan kelangsungan hidup kamu.

Berikut merupakan cara dalam memilih produk obat herbal supaya terhindar dari penipuan:

1. Bebas bahan sintestis

Jika produk herbal berupa kapsul, pastikan bahwa itu terbuat dari bahan kandungan bebas dari bahan sintestis seperti pemanis buatan, zat pewarna dan zat kimia. atau minyak non-hewani dan non-nabati.

2. Berlabel izin dari BPOM

Obat herbal yang legal dan berkualitas baik serta terjamin keamanannya adalah obat herbal yang sudah memiliki laber izin dari BPOM. Obat herbal seperti ini biasanya terdapat di apotek terdekat. Jika obat itu ditemukan selain apotek, kemungkinan bahwa obat tersebut ilegal serta izin dalam kemasan adalah izin yang palsu.

3. Pilih obat herbal yang memiliki kemasan baik dan aman untuk digunakan

Pastikan bahwa produk yang ingin dibeli memiliki kemasan yang masih utuh, setidaknya masih rapat sebelum membeli produk herbal. Karena hal ini bisa kita ketahui, bahwa produk tersebut belum tersentuh dengan tangan secara langsung atau 'diotak-atik'.


4. Kenali penyakit yang diderita

Sebelum kamu membeli obat herbal sebagai penyembuhan, diupayakan lebih dulu dengan mengenali penyakit yang diderita terlebih dahulu, dan ini merupakan hal yang terpenting. Ketika kamu sudah mengenali penyakit tersebut, maka dengan mudahnya kamu menentukan jenis obat yang dicari tanpa khawatir akan terkena tipuan.

5. Komposisi bahan obat herbal bagus dan aman

Hal selanjutnya adalah memastikan komposisi bahan obat herbal yang akan dikonsumsi, guna untuk terhindar dari penipuan obat herbal. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya kamu cek di internet mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam bahan pembuatan obat herbal tersebut yang sekitarnya tidak diketahui.

6. Periksa masa kadaluarsa

Mengecek masa kadaluarsa atau tanggal kadaluarsa yang wajib kita amati. Jika tidak terdapat tanggal kadaluarsa yang tertera di dalam kemasan, sebaiknya jang dibeli. Karena kita tidak tahu kapan masa kadaluarsanya berakhir dan yang pasti itu merupakan produk yang ilegal.

7. Beli di tempat yang telah terjamin, terpercaya dan terdaftar

Sebelum produk herbal beredar dipasaran atau berbagai tempat terutama apotek, pastinya sudah mendapatkan izin oleh pihak berwenang tersebut. Setidaknya kamu beli lah di apotek, karena sudah jelas produk sangat aman dan bukan lagi sebagai ajang penipuan. Dengan demikian, biasakanlah membeli produk herbal yang sudah terdaftar, karena keamanan akan lebih terjaga serta lebih bertanggung jawab.

8. Teliti

Jika kamu ingin membeli produk herbal eceran sebaiknya hal yang perlu diperhatikan adalah meneliti produk sebelum kamu membelinya. Seperti meneleti tempat produksinya, kemasannya, waktu produksinya hingga waktu kadaluarsannya. Jika semua itu sudah tercantum dalam kemasan, diyakini bahwa produk tersebut aman dan dapat dikonsumsi. Namun, jika produk masih meragukan, kembali lagi, beli produk di tempat yang terdaftar seperti apotek.

9. Hindari obat herbal yang dijual murah

Obat herbal merupakan obat dari berbagai jenis tanaman, buah-buahan, rempah-rempah dan juga butuh waktu lama untuk menyempurnakannya. Dengan demikian, sangatlah mustahil apabila obat herbal dijual dengan sangat murah. Apabil ada orang yang menawarkan kamu obat dengan harga relatif murah, sebaiknya kamu tolak. Produk itu sudah pasti harus kita curigai, karena pastinya ilegal dan tidak mempunyai izin dari pihak berwenang.

10. Perhatikan efek samping dari obat herbal yang kamu pilih

Setelah semua sudah kamu amati, maka hal selanjutnya adalah memperhatikan efek samping dari obat yang dikonsumsi. Carilah obat herbal yang setidaknya tidak mempunyai efek samping yang merugikan kesehatan tubuh kamu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 10 Cara Memilih Produk Herbal yang Tepat dan Berkualitas