Tiga Jenderal Paling Korup Didunia, Termasuk Indonesia

Seperti yang kita ketahui, saat ini China sedang disorot dunia mengenai keseriusan pemerintah dalam menjalanankan aksi anti korupsi. Perang melawan korupsi itu dipimpin langsung oleh presiden China Xi Jinping. Tanpa pembersihan korupsi, maka ekonomi China tidak bisa digenjot lebih tinggi.

Apabila nama mereka (tersangka korupsi) sudah ditetapkan, maka cara yang dilakukan presiden China adalah melakukan arak didepan rakyat yang harus menanggung malu sebelum akhirnya dihukum mati didepan rakyat, tak terkecuali di Indonesia. Berikut 3 jenderal paling korup sedunia, termasuk Indonesia.

1. Jenderal Xu Caihou


Mencatat beberapa koruptor kakap di kubu militer yang sudah ditangkap oleh tim pemerintah. Hasil yang diperoleh sang jenderal meliputi segudang uang tunai, segepok kotak perhiasan, patung emas 24 karat yang tentu itu merupakan harta haram yang telah disita.

Namun, itu baru beberapa harta korupsinya yang disita oleh penyidik korupsi China. Dia juga terbukti bersalah atas menerima sogokan supaya perwira dinaikkan pangkatnya dengan jumlah yang besar. Dikediaman Xu, disitulah ia ditangkap dengan barang bukti berupa uang lebih dari satu ton. Tak tangung-tangung, Xu juga mengoleksi berbagai permata di dalam rumahnya dan tentu itu dari hasil yang haram.

Saking banyaknya harta yang dipelihara oleh Xu si jenderal angkatan darat ini, butuh waktu seminggu untuk bisa menyelesaikan hitungan total korupsi yang dia perbuat. Pemerintah China sampai mengerahkan 12 truk untuk mengangkut uang sogokan Xu.

2. 30 jenderal polisi Peru dipecat


Belum lama menjabat sebagai Presiden Peru, Ollanta Humala pada 2013 silam. Baru-baru ini membuat geger dunia dan tentu didalam pemerintahan negaranya. Karena presiden Peru itu langsung membuat gebrakan guna memberatas korupsi di negaranya.

Alhasil, dia memecat 30 sampai 45 jenderal di lembaga kepolisian. Mereka diberhentikan disebabkan terlibat korupsi dan lebih anehnya ternyata Kepala Kepolisian Peru Jenderal Raul Baccera juga melakukannya. Dengan kejadian ini merupakan yang tak pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah Peru. Dan kemudian,digantikan oleh Jenderal Raul Salazar.

"Sudah sebagai tugas, kita harus mengusir pejabat-pejabat yang mendapatkan hasil yang haram atau korup, karena itu dapat mencemarkan nama baik polisi. Tidak peduli bila dia mencuri satu nol atau lebih," tegas Jenderal Salazar.

3. Soeharto


Menjabat sebagai Jenderal Besar TNI (Purn.) dan bahkan juga menjadi Presiden ke-2 Republik Indonesia yang menguasai pemerintahan selama 32 tahun dan dikenal oleh masyarakat sebagai 'bapak pembangunan'.

Tetapi, dibalik jasa-jasanya yang agung, bapak Soeharto ini diakui hampir seluruh lembaga internasional sebagai pemimpin paling korup sepanjang sejarah Indonesia bahkan dunia. Total jumlah korupsi yang dilakukan 'bapak pembangunan' ini mencapai USD 35 miliar atau setara Rp 435 triliun. Sampai akhir hidupnya, Soeharto tidak pernah 'ujuk muka' di pengadilan.

Akibat insiden tersebut, pro-kontra di antara masyarakat terus menjadi menyangkut kehidupan mendiang orang kuat ini. Di kagumi karena pemimpin antikomunis, pro-investor asing. Namun hancur karena perbuatan koruptorny yang membuat jabatannya bahkan nama Indonesia menjadi tercoreng.
...