Monday, June 13, 2016

Sulit Menghasilkan Buah Hati? Ini Penyebab dan Cara Menanggulanginya

Bagaimanapun setiap pasangan itu tujuannya menginginkan yang namanya kehadiran sang buah hati. Saking menginginkannya, banyak orang yang melakukan hal yang tidak masuk akal. Seperti meminjam ponakan atau orang lain untuk dibawa kerumah dalam jangka waktu beberapa bulan sebagai pancingan.

Apakah pernyataan tersebut diakui oleh kedokteran atau apakah ada tips-tips untuk cara pintar agar cepat hamil? Selain berdoa agar dapatnya momongan, kita juga harus ada usaha. Usaha salah satunya adalah konsultasi dengan dokter kandungan.

Mirisnya kasus yang sering terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia, jika tidak mempunyai anak, susah hamil atau infertilitas itu sering kali orang Indonesia menimpakan pada isterinya. Kalau istrinya tidak hamil, suaminya menyelahkannya. Padahal tidak harus seperti itu, akan lebih baiknya bicarakan masalah atau konflik dengan baik-baik.

Jadi sebetulnya, kalau ketika kamu ingin konsultasi mengenai hamil dengan dokter, diharuskanlah dateng bersama pasangannya. Nah, saat yang tepat untuk cek kandungan adalah pada saat menstruasi hari ke 2 dan ke 4.

Image by informasimu.com

Bicara mengenai penyebab infertilitas, ada tiga faktor, antara lain disebabkan:

1. Faktor istri 40%
  • Kemampuan reproduksi wanita menurun drastis setelah umur 35 tahun. Dikarenakan candangan sel telur yang makin sedikit dan berhentinya menstruasi.
  • Nutrisinya tidak baik. Jadi nutrisnya kurang asam folat, kurangnya vitamin.
  • Gangguan pada menopause, kandungan gizi, anatomi rahim juga dapat mempengaruhi reproduksi pada wanita
2. Faktor suami 40%
  • Infertilitasi pada suami biasanya disebabkan gangguan sprema, bisa di cek melalui sprema analisis.
3. Faktor keduanya (suami dan istri) 20%
  • Jadi gangguan untuk menghasilkan buah hati, belum tentu salah satu dari mereka, bisa jadi kedua-keduanya.
Berkaitan dengan pinter-pinternya pasangan suami-istri menghitung masa subur, dan itu merupakan banyaknya konsultasi. Karena selama ini adanya kemunculan mitos bahwa masa subur itu hari ke-14 setelah hari pertama menstruasi ataupun setelah selesai.

Nyatanya ada patokannya, pertama adalah kita harus siklusnya dulu. Bahwa perhitungan masa subur yang benar adalah jumlah siklus menstruasi dikurangi 14 hari. Sehingga apabila masa suburnya teratur, lebih mudah untuk dihitung. Misalnya, masa subur sudah ketahuan, melakukan pertemuan antara sprema dan sel telur jangan hanya pas masa subur. Alangkah baiknya, 2-3 kali perminggu.

Jadi untuk anda, jangan pernah menyalahkan satu pihak pun. Keduanya perlu ada perbaikan selain doa juga ada niat untuk sama-sama mengecek ke dokter.

Setelah mengetahui beberapa faktor yang dapat memicu anda sulit hamil, maka berikut ini adalah usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah infertilitas atau kemandulan dan memperbesar peluang untuk mendapatkan anak.
  • Perbaiki gaya hidup seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi obat-obatan yang tidak diajurkan oleh dokter atau terlarang, Anabolic Steroid dan minum-minuman berakohol.
  • Meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Untuk vitamin diupayakan mengkonsumsi vitamin A, B12, C, E, dan untuk mineral seperti Zinc, Selenium, Copper, dan L-argirine.
  • Hindari stres berlebihan. Karena terlalu banyak stres pada diri kita dan khususnya para pria, akan menyebabkan berkurangnya jumlah sprema dan pada akhirnya mempengaruhi ejakulasi saat berhubungan intim.
  • Siklus menstruasi tidak teratur, diupayakan segera konsultasi kedokter ahli
  • Jaga berat badan ideal, yang dimaksud adalah jaga keseimbangan berat badan, jangan terlalu gemuk dan kurus.
  • Jika ada yang kacau pada keadaan tubuh atau bagian oragan vital segeralah periksa ke dokter dan jangan menunda-nunda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sulit Menghasilkan Buah Hati? Ini Penyebab dan Cara Menanggulanginya