Kabar Terbaru Sakti Sheila on 7 Setelah Hijrah Mendalami Islam

Masih ingat dengan Saktia Ari Seno, Gitaris Sheila on 7? Pasti kamu tak percaya jika melihat penampilan sakti yang sudah 180 derajat berbeda. Ia kini semakin religius saja, dengan jenggot yang sengaja ditumbuhkan sampai panjang untuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad.

Kabar terbaru Sakti Sheila on 7 setelah hijrah, kini kehidupan sehari-harinya lebih banyak dihabiskan untuk berdakwah serta mendalami ajaran agama Islam. Setelah dirinya hengkang dari bermain musik pun, sakti sudah berganti nama menjadi Salman Al Jugjawy.

Menurut keterangan Sakti, proses pendalaman agama dikehidupannya tidaklah mudah. Berbagai macam ujian pernah ia rasakan.  Bermula saat ia masih eksis bergabung dengan Grup band Sheila On 7, saat itu Sheila On memang sedang memasuki masa kejayaannya, alhasil banyak orderan panggung dimana-mana. Manggung dari satu kota ke kota lain seakan rutinitas biasa bagi Sakti bersama bandnya Sheila On 7. 
Kabar Terbaru Sakti Sheila on 7 Setelah Hijrah Mendalami Islam
Photo: Copyright solopos.com
Hingga pada suatu saat ada peristiwa unik yang mengetuk hatinya, dan dia pun benar-benar menyadari bahwa kehidupan ini hanyalah sementara. Ada hal yang jauh lebih penting untuk diutamakan. 

Ujian itu datang kepada Sakti pada tahun 2004 lalu, saai menggelar konser Soundrenaline di Surabaya. Ketika Sakti pulang ke Yogyakarta, ia sangat terkejut mendapat kabar bahwa sang Ibunda tercinta sakit berat dan harus mendapatkan rawat inap di rumah sakit. 

Sebagai anak, hatinya merasa sangat hancur, dia merasa bersalah karena terlalu sibuk dengan karirnya sampai kurang memperhatikan ibunya sendiri. Hatinya bertambah hancur saat melihat tubuh ibunya tergolek lemah diranjang rumah sakit. 

Hingga peristiwa itu membuat ia memaksa berpikir, sebenarnya hidup ini apa yang dicari? Kemewahan tidaklah sebanding dengan artikebahagian keluarga, ungkap Salman Al Jugjawy, alias Sakti Sheila On 7.
Pencerahan hidupnya kemudian berlanjut saat ia diberikan sebuah majalah Hidayah oleh tantenya. Dalam majalah religious tersebut ada sebuah judul artikel yang membuat hatinya bergetar, yakni tentang kisah orang-orang mati suri. 

Setelah membaca majalah itu, setiap hari Sakti selalu merenungi hidupnya, ia pun mulai pelan-pelan untuk memperbaiki ibadahnya. Menjalankan sholat lima waktu dan mendalami ajaran Islam lebih baik lagi.

Ditambal lagi Hati Salman semakin bergetar ketika diberi majalah oleh tantenya yang menulis tentang kisah-kisah pengalaman orang mati suri. Hingga membuat sakti semakin merenungi tentang arti kematian dan membuat ia mulai tekun memperbaiki ibadahnya.

Pengalaman berikutnya terjadi pada tahun 2004 sampai 2005 Salman Al Jugjawy kala itu ketika di bandara penerbangan sebelum ia berangkat ke Malaysia bersama Eross teman se band nya di Sheila on 7 untuk menghadiri sebuah penghargaan. 

Dalam keadaan menunggu penerbangan tersebut, Salman mampir di sebuah toko buku, ia tertarik dengan buku yang dijual berjudul, Menjemput Sakratul Maut Bersama Rasullulah. Setelah melihat sebagian synopsis buku tersebut, akhirnya ia tertarik untuk membelinya.

Selama dalam perjalanan di Malaysia pun, Salman selalu membaca buku itu sampai habis hingga membuat Eross sempat bertanya-tanya ada apakah gerangan dengan Salman yang tampak serius membaca buku itu.Sejak saat itu, semakin hari kehidupan Salman semakin berubah, ia selalu rajin membeli buku-buku tentang agama Islam.

Pada suatu hari Salman sengaja terbang ke Bali untuk bertemu dengan seseorang. Iaadalah Abah Mahmud Zakariyya, ayah angkat teman baik Salman yakni Abdurrahman Dodi. Perihal kedatangannya, ia sangat tertarik mendengar sosok Mahmud yang terkenal bersahaja. 

Salman Al Jugjawy

Banyak renungan berharga yang ia dapatkan dari Abah Mahmud saat berbincang lama dengannya. Abah Mahmud banyak menerangkan tentang arti mensyukuri nikmat Allah, mengajarkan tentang indahnya Iman dan Islam. Beliau pun juga mengajak Salman untuk beritikaf selama tiga hari lamanya di sebuah Masjid yang berada di Karangasem, Bali.

Sejak itulah keputusan bulat diambil sebagai langkah baru dalam kehidupannya Salman alias Sakti Ari Seno sang Gitaris Sheila on 7 mantap untuk berada di Jalur Allah SWT serta mendalami ajaran Islam dan semakin tekun beribadah.

Kesempatan hidup kita di dunia hanyalah sekali saja, jangan pernah sia-siakan hidupmu dengan disibukkan oleh urusan duniawi, ungkap Salman Al Jugjawy, mantan personil band Sheila on 7 yang dulu sangat familiar buat kita. 

...