Pria Terkaya di Dunia, dulunya dihina karena Buta dan Miskin!

Nasib dan harta kekayaan seseorang tak ada yang dapat menebak, sering kita mendengar cerita mengharukan bagaimana kehidupan orang miskin bisa berubah menjadi 180 derajat menjadi kaya raya. Seperti yang dialami oleh pria asal India bernama Srikanth Bollant, terlahir buta dan dari keluarga miskin. 

Tapi siapa yang menyangka sekarang dia menjadi pria terkaya di dunia dengan memiliki 4 perusahaan pabrik terbesar di India. Salah satu pabriknya bahkan bernilai 98,5 miliar rupiah.

Namun bila kita melihat masa lalu Srikanth Bollant amatlah menyedihkan, sampai-sampai para tetangganya menyarankan kepada orang tua Srikanth,  dirinya yang masih bayi lebih baik dibunuh daripada nanti ketika dewasa hidup menderita seumur hidup dengan kondisi cacat tubuh yang ia alami. 

Pemirsa beritaterbaru.id Apakah anda setuju dengan pola pemikiran jahat seperti itu? Saya sendiri tidak, sebab hidup, takdir, kekayaan adalah pemberian Tuhan. Manusia tak punya hak sedikit pun untuk meramal nasib seseorang apalagi sampai membinasakannya karena alasan tak berguna!
Pria Terkaya di Dunia dulunya dihina karena buta dan Miskin
Photo: Copyright thelogicalindian.com
Kembali ke cerita Srikanth Bollant pria berusia 24 tahun asal India ini. Untung saja kedua orang tua Srikanth tidak mengindahkan saran dari para tetangganya. 

Namun ketika dirinya memasuki sekolah dasar, disanalah mental Srikanth benar-benar teruji. Ia sering menjadi bahan bully teman-temannya dan tak ada satupun yang mau berkawan dengan Srikanth. Guru pun juga memperlakukan rasis kepada dirinya, ia diharuskan duduk dibangku paling belakang. 
Ia benar-benar merasa kesepian, tiap jam istirahat selalu menghabiskan waktu untuk membaca atau sekedar membeli es teh manis. Ia sempat berpikir apa mungkin aku anak termiskin di dunia sekaligus anak yang tak beruntung terlahir dalam keadaan cacat dan tanpa teman satupun?

Yang ia bisa lakukan hanya berbicara kepada Tuhan saja dalam kesedihannya.

Di sekolah Srikanth hanya mampu bertahan selama 2 tahun saja, kemudian sang ayah memutuskan untuk pindah sekolah luar biasa (SLB). Padahal saat itu Srikanth tahu ayahnya hanya petani miskin dan butuh uang lebih untuk biaya pindah sekolah.

Selalu ada berkat untuk kehidupan Srikanth melalui sekolah luar biasa justru skill dan kemampuannya semakin berkembang. Ia tak hanya mencetak prestasi dari berbagai mata pelajaran. Namun dibidang olahraga seperti permainan catur dan kriket ia sering menjuarai.
Photo: Copyright yourstory.com
Namun cobaan hidup seakan tak berhenti, ketika ia memasuki jenjang SMA. Beberapa sekolah umum banyak yang menolak kehadirannya malah mereka menyarankan untuk Srikanth Bollant masuk ke sekolah seni. 

Mengetahui bahwa itu hanyalah alasan yang dibuat-buat, Srikanth marah dan berkata, apakah hanya karena aku buta sehingga aku tidak pantas untuk belajar di sekolah Anda? Aku tidaklah buta, namun persepsi kalian yang membuatku terlihat buta, ucap Srikanth sambil menahan kemarahannya yang bercampur kesedihan.

Seperti tak mengenal kata menyerah, Srikanth memperjuangkan haknya dengan menggugat pemerintah bahwa ia juga mempunyai hak untuk bersekolah. Tak sia-sia perjuangan yang ia lakukan selama 6 bulan membuahkan hasil. Srikanth diperbolehkan sekolah di jurusan sains tapi dengan syarat resiko ditanggung olehnya sendiri.

Seakan ingin membuktikan bahwa dirinya tak serendah penilaian mereka, membuat Srikanth siang dan malam belajar keras. Ia pun mulai mencari buku-buku teks kemudian ia konversi ulang ke dalam bentuk suara. Tak sia-sia hasil belajarnya membuat semua nilai mata pelajaran Srikanth lulus 98 persen dengan hasil yang sangat memuaskan.

Sejak itu juga saat ia lulus, memperoleh beasiswa gratis karena dirinya menjadi murid terbaik. Segala biaya ditanggung oleh pemerintah untuk ia meneruskan studinya di Amerika Serikat. 

Srikant juga menjadi mahawiswa buta internasional pertama yang berhasil diterima menjadi siswa di Universitas Teknologi paling bergengsi di dunia yakni Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Setelah kelulusannya dari MIT berbagai perusahaan besar di Amerika Serikat mulai menawarkan pekerjaan kepada dirinya. Memang luar biasa disaat kesempatan emas datang, tapi Srikanth lebih memilih untuk pulang ke negerinya sendiri, tempat ia dulu ditolak karena terlahir buta dan miskin.

Di negaranya Srikanth dengan uang tabungannya sendiri berhasil mendirikan pabrik kecil yang lama-lama berkembang sampai ia memiliki 4 perusahaan pabrik terbesar di India. masing-masing di Kota Hubli, Kota Nizamabad, dan dua lagi di Kota Hyderabad. 
pria terkaya di dunia
Photo: Copyright thehindubusinessline.com
Seorang 'angle investor' bernama Ravi Mantha, yang bertemu Srikanth sekitar dua tahun lalu, sangat terkesan dengan ketajaman bisnis dan visi Srikanth. 

Salah satu bisnisnya yang paling terkenal yakni Bollant Industries milik Srikanth telah membuka lapangan pekerjaan bagi para penderita disabilitas (keadaan cacat tubuh sama seperti dirinya). 

Diketahui dalam minggu pertama sudah 150 orang yang bekerja ditempatnya. Luar biasa bukan apa yang telah dilakukan oleh Srikanth Bollant, meskipun ia dulu dikatakan hina karena terlahir buta dan dari keluarga miskin namun ia tak pernah mempermasalahkan masa lalunya bahkan sedikitpun ia tak menyimpan rasa dendam. 

Masyarakat yang mengenalnya pun berkata, meski Srikanth kini menjadi salah satu pria terkaya di dunia, sifatnya tak pernah berubah sama sekali. Ia masih ramah dan tak pernah sombong. 

Pemirsa beritaterbaru.id banyak hikmah yang dapat kita ambil dari kisah tentang Srikanth bahwa Tuhan Maha Adil dan Maha Mendengar, ia tak pernah pelit kepada hamba-hambanya, terlebih bagi hambanya yang sabar, mau berjuang dan mengharapkan pertolongan dari -Nya. 

"Dan benar apa kata orang.. Doa orang yang teraniaya selalu dikabulkan Tuhan. Amin"

...