Sunday, March 6, 2016

Percepat Koneksi Internet Pedesaan, Kemenkominfo Bangun Kabel Optik Senilai 2,7 Triliun

Pemerintah akan menginvestasikan Rp2,7 triliun untuk membiayai proyek infrastruktur lebar pita, demi meningkatkan kecepatan sambungan internet di wilayah pedesaan dan daerah terluar di Indonesia.

Melalui proyek yang diberi nama Palapa Ring ini, pemerintah menargetkan akan menanam sekitar 4700 kilometer kabel serat optic sebagai pondasi utama untuk memperlancar sistem komunikasi siber Indonesia.
Peta pesebaran kabel optik Palapa Ring. Sumber: kominfo.go.id
Palapa Ring akan dibagi menjadi dua, yakni Paket Barat yang mencakup provinsi Riau, dan Paket Tengah yang mencakup Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Menkominfo Rudiantara menyebut Paket Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua akan segera dilaksanakan.

Ketiga proyek penanaman kabel serat optik internet tersebut ditargetkan selesai pada 2018, dan siap untuk dioperasikan pada awal 2019 mendatang.

Jika Palapa Ring sudah beroperasi, diharapkan akan lebih banyak rumah-rumah di daerah yang dapat menikmati kualitas internet berkecepatan tinggi. Menurut Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), dari 250 juta warga Indonesia, hanya 88 juta yang memiliki akses internet per tahun 2014. Lambatnya koneksi internet di Indonesia disebabkan lemahnya infrastruktur komunikasi yang ada di daerah pinggiran.

Berdasarkan laporan tahun 2014 yang diterbitkan Akamai Technologies, lembaga penyedia konten asal AS, kecepatan rata-rata internet Indonesia hanya berkisar 1,3 megabit per detiknya. Angka ini 3 hingga 15 kali lipat lebih lambat ketimbang negara-negara tetangga ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Kemenkominfo telah menandatangani kontrak Palapa Ring untuk Paket Barat dan Tengah. Paket Barat senilai 1,3 triliun rupiah akan dikerjakan oleh konsorsium Moratel Triasmitra. Sedangkan Paket Tengah senilai 1,4 triliun akan dikerjakan oleh konsorsium Pandawa Lima. Sedangkan Paket Timur masih dalam tahap kualifikasi awal.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Percepat Koneksi Internet Pedesaan, Kemenkominfo Bangun Kabel Optik Senilai 2,7 Triliun