Polda Sumut Tetapkan Tujuh Tersangka Dalam Tawuran Ormas Di Medan

Polda Sumatera Utara telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kerusuhan antar ormas yang terjadi di Medan yang menewaskan dua orang pada Sabtu (30/1).

Tawuran antara ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) dan Pemuda Pancasila (PP) di beberapa lokasi di Kota Medan menewaskan Monang Hutabarat, 49 tahun, serta Roy Silaban, 40 tahun, yang masing-masing adalah anggota ormas IPK. Sementara itu, empat orang lainnya dilaporkan luka-luka.

Polisi telah menetapkan tujuh tersangka setelah menyidik 144 orang yang terlibat dalam kerusuhan berdarah tersebut, ujar Kapolda Sumut, Irjen Ngadino pada hari Selasa, (2/2) sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.
Anggota Polrestabes Kota Medan yang menghalau massa dari daerah kerusuhan, Sabtu (30/1). Sumber: Tribunnews
Polisi juga mengumpulkan barang bukti berupa rekaman video, sepeda motor, serta batu bata yang rusak akibat digunakan sebagai senjata dalam tawuran tersebut.

Ketujuh tersangka yang telah ditetapkan masing-masing bernama Sarimuda Pelawi, Jamaludin (65 tahun), M. Fadillah Lubis (20 tahun), Ferdinan Harianto Butar-Butar (38 tahun), Aulia Putra Hendrawan Nasution (20 tahun), Dedek Hutagalung (22 tahun), serta Agam Mispi (46 tahun).

Selain menetapkan tersangka atas kasus meninggalnya dua anggota ormas IPK, Polda Sumut juga menetapkan sembilan tersangka lainnya atas kepemilikan senjata api ilegal dan senjata tajam seperti parang, clurit, serta panah, ujar Irjen Ngadino.

“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap anggota ormas kepemudaan yang melakukan tawuran balasan. Polri dan TNI telah menguasai sepenuhnya situasi di Sumatera Utara,” katanya seperti dikutip oleh Kompas.

Polri dan TNI meningkatkan kesiagaan pengamanan di seputar wilayah Kota Medan setelah tawuran berdarah yang terjadi pada Sabtu silam, mengingat ada kemungkinan terjadinya serangan balasan yang dilakukan oleh salah satu ormas.


Tawuran antara Pemuda Pancasila dan Ikatan Pemuda Karya bukan yang pertama kalinya terjadi. Tahun 2015 saja, kedua ormas ini terlibat saling bentrok beberapa kali di beberapa wilayah di Sumatera Utara.
...