Monday, February 29, 2016

Pemerintah Siapkan 8,7 Triliun Untuk Proyek Kartu Identitas Anak

Setiap anak di Indonesia akan diberi kartu identitas dengan nomor tersendiri, yang akan berlaku seumur hidup. Demikian disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Tjahjo mengatakan bahwa kartu identitas anak (KIA) tersebut akan menjadi tanda pengenal resmi bagi warga negara Indonesia berusia 18 tahun yang belum menikah. 

Selain KIA, pemerintah juga akan menerbitkan kartu pelajar kepada anak-anak Indonesia. “Kartu Identitas Anak secara otomatis akan berubah menjadi Kartu Tanda Penduduk ketika mereka berusia 17 tahun. 

Ini karena nomor identitas mereka tidak dapat dirubah, kata Mendagri saat ditemui oleh wartawan sebelum menghadiri rapat komite antara Komisi II DPR dengan Kementerian Dalam Negeri di Kompleks Senayan Jakarta, Senin (29/2).

Ujicoba KIA di Makassar. Sumber: jajamo.com
Sebelumnya pada awal Februari silam, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pihaknya akan menerbitkan kartu identitas bagi setiap anak di Indonesia mulai Maret mendatang. Kartu identitas tersebut akan dibagi ke dalam dua bagian, yakni kartu identitas bagi anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) dan kartu identitas bagi anak berusia 5 hingga 17 tahun. 

Kantor Pencatatan Sipil juga akan menerbitkan kartu identitas bagi bayi yang baru lahir beserta dengan akta kelahirannya. Menurut Kemendagri, pemerintah siap untuk mencanangkan implementasi KIA di lebih dari 50 daerah. 

Secara keseluruhan, kebijakan ini akan diimplementasikan di 514 kabupaten dan kota di seluruh penjuru Indonesia. Tjahjo mengemukakan bahwa pemerintah akan mengadopsi sistem penerbitan kartu identitas anak yang sudah digunakan oleh lebih dari 10 daerah, seperti DKI Jakarta. 

Proyek KIA ini sendiri sudah diujicoba oleh beberapa daerah seperti Malang (Jawa Timur), Balikpapan (Kalimantan Timur), Bantul (Yogyakarta), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Depok (Jawa Barat). “Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar 8,7 triliun rupiah untuk mengujicoba sistem dokumentasi Kartu Identitas Anak sepanjang 2016,” kata Tjahjo.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pemerintah Siapkan 8,7 Triliun Untuk Proyek Kartu Identitas Anak