Kapolda Metro Jaya: Polisi Tidak Harus Tergesa-gesa Dalam Menyelidiki Kasus Mirna

Polda Metro Jaya mengatakan bahwa pihaknya tidak akan bersikap tergesa-gesa dalam menyelesaikan investigasi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin karena penyidik mereka sedang memperdalam kasus dan berusaha memperkuat bukti yang sudah ada.

“Jika kasus ini bisa selesai secepatnya, maka bagus bagi kami. Namun, pihak kepolisian tidak harus tergesa-gesa dalam menyelidiki kasus ini,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian saat ditemui di Jakarta.
Ilustrasi kasus pembunuhan Mirna. Sumber: Tempo
“Semakin kuat bukti yang dipegang oleh polisi, maka hasilnya akan lebih baik,” tambah Tito. Ia juga menambahkan bahwa penahanan tersangka (Jessica) dapat diteruskan hingga 4 bulan lamanya.

Dalam kasus pembunuhan Mirna, polisi telah menetapkan Jessica Kumala Wongso yang berbagi meja dengan Mirna di Café Olivier, Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Jessica ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi menuduhnya mencampurkan zat beracun sianida ke dalam kopi dingin yang ditenggak oleh Mirna.

Tito mengatakan anggotanya sedang menunggu informasi bantuan dari pihak pemerintah Australia, bekerjasama dengan Polisi Federal Australia (AFP) untuk memperdalam hubungan pribadi antara Jessica dan Mirna saat masih berkuliah di Australia. Hubungan keduanya diduga menjadi motif pembunuhan dalam kasus ini.

“Kami tidak bisa langsung melakukan investigasi tanpa adanya petunjuk dan saran dari kejaksaan agung Australia dan menteri hukum mereka. Waktunya bagi kami untuk bekerjasama dengan AFP demi menyelesaikan investigasi,” kata Tito kepada wartawan.


Tito mengatakan status Jessica sebagai penduduk permanen di Australia tidak akan menganggu penyelidikan polisi karena Jessica secara hukum masih tercatat sebagai WNI.
...