Indonesia Akan Berbagi Data Rahasia dan Membeli Alutsista Dari Rusia

Rabu (10/1) kemarin, Presiden Joko Widodo menerima delegasi dari Pemerintah Federal Rusia. Menkopolhukam Luhut Panjaitan mengatakan kedua negara sedang mendiskusikan kerjasama di bidang intelijen dan pertahanan.

“Ada beberapa jenis kerjasama yang akan diterapkan di sektor intelijen, seperti pertukaran informasi, serta kerjasama pertahanan dan pemberantasan narkoba,” ujar Luhut saat ditemui oleh wartawan. Ia juga mengatakan kedua pihak ikut mendiskusikan hubungan Arab Saudi dan Iran yang sedang memanas.
Jokowi dan Vladimir Putin saat bertemu di Forum APEC, Beijing, Oktober 2015. Sumber: Associated Press
Mengenai kerjasama di bidang intelijen, Luhut mengatakan Indonesia membutuhkan Rusia karena sedang fokus untuk bekerjasama dengan pihak intelijen dari Barat, terutama dengan Amerika Serikat.
Luhut mengakui kerjasama ini akan membawa banyak keuntungan bagi Indonesia. Beberapa aplikasi yang akan diterapkan antara lain adalah pertukaran informasi rahasia, pelatihan sumber daya manusia, dan pengiriman alutsista.

Di bidang pertahanan, Rusia akan menawarkan beberapa sistem alutsista termutakhir kepada Indonesia, seperti halnya jet tempur Sukhoi Su-35 yang sedang bertempur di Suriah untuk melawan ISIS. Moskow juga akan menawarkan unit helikopter, kapal selam, dan kapal cepat. Meski begitu, Indonesia masih akan mengkaji perjanjian tersebut dalam beberapa pertemuan ke depan untuk membahas rincian kerjasama kedua negara. “Hal terpenting adalah harus ada transfer teknologi, jadi kita tidak semata-mata jadi pasar untuk negara maju,” kata Luhut.

Luhut juga menjelaskan baik Moskow dan Jakarta juga setuju untuk mengadakan kerjasama di bidang pencegahan narkoba, dan ikut bertukar informasi penting mengenai isu tersebut.

Presiden Joko Widodo juga ikut membahas ketegangan yang sedang terjadi antara Iran dan Arab Saudi. Meski Rusia tidak memiliki kepentingan besar dalam isu tersebut, namun Moskow secara terbuka menyambut itikad Jokowi untuk ikut berperan dalam mendamaikan kedua negara.
...