Sunday, February 21, 2016

Gara-gara Saipul Jamil, DS Mengalami Trauma dan Shock

Akibat kasus pelecehan yang dilakukan Saipul Jamil terhadap DS, ternyata membuat banyak hal terhambat. DS memiliki hambatan untuk beraktivitas diluar rumah maupun proses belajar yang dikatakan masih dibawah umur karena DS takut dipojokkan oleh orang sekitar.


"Akibat itu, hal belajar menjadi terganggu. Dalam UUD 45, kita tahu kalau semua warga negara harus mendukung penyidikan. Sudah beberapa hari tidak masuk sekolah. Karena dia takut namanya disebut-sebut di media. Kalo pun pihak sekolah DS tahu kalo dia ternyata korban, kami akan segera sampaikan soal permasalahannya. Dengan demikian, kami tidak mau DS mendapatkan cemoohan orang sekitar sampai dia menjadi trauma," kata pengacara DS, Osner Johnson  Sianipar di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (21/2/2016).

Sang pengacara mengatakan bahwa sampai saat ini kliennya, DS, dan orangtua tetap menyerahkan ke jalur hukum sampai ke persidangan. Kalo minta maaf itu hal yang sangat ringan. Untuk masalah ini masih belum ada jalur perdamaian.

Sebagai pembela korban, Osner tidak takut melawan Saipul Jamil. Baginya kepentingan klien adalah prioritasnya saat ini.

"Saya sebagai selaku pengacara dan orang-orang kami berani dengan hak-hak kita. Kepentingan klien kami nomor satu. Kode etik advokat gak boleh ditakut-takuti dan intervensi. Saya menghadapi siapapun tidak gentar," jelas Orsen.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gara-gara Saipul Jamil, DS Mengalami Trauma dan Shock