Fitri Aulia alias Spiderkid Meninggal Setelah Ditabrak Kereta Di Jaksel

Fitri Aulia, anak berusia 14 tahun yang sering dikenal sebagai “Anak Laba-laba” meninggal setelah ditabrak oleh kereta dekat stasiun Pondok Ranji, Jakarta Selatan. Fitri pernah menjadi buah bibir di berita karena kebiasaan anehnya yang sering memanjat menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet).

Kabid Humas Polres Tangerang, AKP Matsuri mengatakan kereta tersebut menabrak Fitri alias Pipit setelah sang gadis cilik jatuh ke jalur kereta.
Fitri Aulia alias Pipit "Spiderkid" saat mempertontonkan aksi nekadnya. Sumber: Tempo
“Sepertinya ia memanjat sebuah bangunan sebelum jatuh dan terbunuh akibat kereta tersebut,” kata Matsuri seperti dikutip oleh Tempo.

Matsuri kemudian mengatakan pihak kepolisian telah menawarkan pemeriksaan otopsi kepada keluarga Pipit untuk mengetahui penyebab kematiannya, namun ditolak.

Sementara itu, ibunda Pipit, Sumarni (49) mengatakan bahwa sebelum kejadian tersebut Pipit sempat dikeroyok oleh beberapa orang. Menurut Sumarni, alasan mereka mengeroyok Pipit adalah karena putrinya tersebut sempat memanjat atap mobil seseorang.

Sumarni menjelaskan bahwa Pipit mengeluhkan sakit di bagian kepala dan badan. Namun, ketika ia hendak membawa sang buah hati ke klinik, Pipit tiba-tiba berlari ke jalur perlintasan kereta di dekat rumahnya.

“Saya kejar, tapi dia langsung jatuh dan meninggal,” kata Sumarni. Sang ibunda memilih untuk tidak memberitahukan siapa saja pelaku pengeroyokan yang melakukan kekerasan terhadap Pipit.


Pipit pernah beberapa kali menjadi buah bibir di media nasional karena kebiasaannya yang sering memanjat bangunan tinggi, seperti menara telekomunikasi dan Sutet. Ia sering mengancam bunuh diri dan tidak mau turun jika tidak diberi hadiah atau uang oleh orang-orang yang melihat aksinya.
...