Monday, February 1, 2016

Erdogan Peringatkan Rusia Karena Melanggar Wilayah Udaranya

Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan mengatakan Moskow akan dipaksa untuk “menahan konsekunsinya” jika jet tempur Rusia masih berkeliaran dan melanggar kedaulatan udara Turki. Hal ini disampaikan Erdogan setelah adanya insiden pelanggaran batas wilayah yang melibatkan pesawat Rusia.

Turki yang merupakan anggota NATO mengatakan satu unit jet tempur Rusia melanggar kedaulatan udaranya pada hari Jumat (29/1) meski sudah diperingatkan beberapa kali. Kejadian ini mengingatkan kita akan Sukhoi Su-24 milik Rusia yang ditembak jatuh oleh F-15 milik Turki. Insiden ini membuat hubungan bilateral kedua negara semakin memburuk, dimana kerjasama ekonomi keduanya semakin melemah.
Presiden Erdogan. Sumber: Euronews
“Kami melihat pelanggaran yang dilakukan oleh jet tempur ini adalah tindakan Rusia untuk memperparah krisis di regional (Timur Tengah), meskipun telah diperingatkan beberapa kali dalam Bahasa Rusia dan Inggris,” kata Erdogan di depan wartawan sebelum melakukan lawatan ke Amerika Latin. “Jika Rusia terus melanggar kedaulatan Turki, maka mereka akan terpaksa menanggung akibatnya.”

Erdogan mengatakan ia secara pribadi mencoba menghubungi Vladimir Putin untuk mendiskusikan masalah tersebut namun tidak tersambung.


“Langkah tidak bertanggungjawab ini sama sekali tidak membantu Federasi Rusia, NATO, atau pihak manapun untuk menanggulangi krisis yang sedang terjadi di regional (Timur Tengah),” tambah Erdogan.

Sementara itu, Jurubicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayjen Igor Konashenkov menolak tuduhan pelanggaran wilayah udara Turki dan menyebut pernyataan Erdogan sebagai “propaganda tanpa dasar.” Kutipan pernyataan ini disiarkan oleh kantor berita Tass dan RIA Novosti.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Erdogan Peringatkan Rusia Karena Melanggar Wilayah Udaranya