Uber Akan Terhubung Layanan Halte Umum

Perusahaan teknologi transportasi, TransLoc pada hari Senin (11/1) kemarin mengumumkan kerjasama dengan Uber, dan menandai dimulainya usaha perusahaan jasa menumpang kendaraan tersebut untuk mengadakan kerjasama dengan perusahaan halte.

TransLoc, perusahaan pembuat produk teknologi untuk perusahaan dan penumpang halte, akan mengintegrasikan Uber kedalam aplikasi TransLoc Rider mereka, dimana aplikasi ini mampu menunjukkan pelacakan bus secara langsung dan membuat perencanaan rute perjalanan.

Uber yang bermarkas di San Fransisco ini akan memungkinkan penumpang untuk memesan kendaraan kapanpun dari ponsel mereka.

Halte Uber. Sumber: Associated Press
Integrasi kedua aplikasi ini akan memungkinkan penumpang untuk merencakan perjalanan yang menggabungkan antara rute transportasi umum, kendaraan yang masuk dalam jaringan Uber, serta perjalanan kaki. Konsepnya adalah menawarkan Uber sebagai solusi untuk mengantar pengguna dari rumah menuju halte, dan dari halte menuju tempat tujuan mereka.

Pihak perusahaan manajemen halte bus banyak kehilangan pengendara potensial karena kurangnya sarana menuju atau dari bus dan kereta.

“Kerjasama yang demikian akan menambah ketertarikan penumpang akan transportasi umum,” ujar Michael Melaniphy, presiden dan kepala dari American Public Transportation Association.

Uber dan saingannya, Lyft, sedang giat untuk mengadakan kerjasama dengan perusahaan manajemen halte umum, dengan mengklaim bahwa layanannya akan terasa semakin murah apabila dapat diintegrasikan dengan banyak halte.


Namun, sebuah studi analisis dari FiveThirtyEight mengatakan bahwa 85 persen perjalanan yang menggunakan layanan transportasi transit, dan 15 persen layanan Uber hampir sama harganya dibandingkan dengan biaya kepemilikan mobil pribadi.
...