Friday, January 22, 2016

ISIS Kembangkan Aplikasi Perpesanan Sendiri Untuk Sebarkan Propaganda

Kelompok teroris ISIS mengklaim telah mengembangkan sebuah aplikasi perpesanan mereka sendiri, untuk membuat percakapan mereka lebih sulit dilacak. Demikian dipaparkan oleh sebuah jaringan peretas.

Menurut sebuah jaringan anti terorisme bernama Ghost Security Group, ISIS atau yang kini sering dijuluki Daesh ini telah membangun sebuah aplikasi perpesanan terenkripsi berbasis Android yang diberi nama Alrawi.apk. Setelah bertahun-tahun menggunakan Facebook, WhatsApp, Twitter, dan terakhir Telegram, kelompok teroris kini merasa bahwa aplikasi pihak ketiga semacam itu terlalu mudah untuk dilacak oleh FBI.

Ilustrasi
“Tujuan utama dari aplikasi tersebut adalah untuk menyebarkan propaganda. Dengan menggunakan aplikasi tersebut Anda akan bisa melihat berita-berita dan video klip terbaru.” Demikian disampaikan oleh perwakilan dari Ghost Security kepada harian Defense One.

Perwakilan Ghost Security juga menambahkan bahwa fitur perpesanan dalam aplikasi ini tidaklah seaman dan secanggih Telegram dan WhatsApp misalnya, namun keuntungannya adalah aplikasi ini bersifat independen dan bebas dari perusahaan pihak ketiga yang mungkin akan membantu pemerintah dan pihak militer yang berperang melawan ISIS.

Gerakan terbaru dari ISIS ini muncul setelah beberapa bulan terakhir banyak mencanangkan serangan bom di berbagai kota di seluruh dunia. Terakhir, ISIS diketahui berada di balik bom Sarinah Jakarta pada hari Kamis (14/1) yang menewaskan setidaknya empat warga sipil. Filipina, Malaysia, dan Singapura juga telah banyak menangkap terduga anggota militan ISIS selama kurun beberapa minggu terakhir.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : ISIS Kembangkan Aplikasi Perpesanan Sendiri Untuk Sebarkan Propaganda