Sunday, January 31, 2016

Ingin Mendirikan Negara Baru, Mantan Anggota Gafatar Diminta Bersumpah Setia Kepada NKRI

Menteri Transmigrasi dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal Marwan Jafar mengatakan dirinya akan mengizinkan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berasal dari Pulau Jawa untuk berpartisipasi dalam program transmigrasi dengan memenuhi tiga syarat yang telah ditetapkan khusus oleh pemerintah.

“Mereka harus menunjukkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, pedoman Pancasila, dan mereka juga harus mencium bendera Merah Putih,” ujar Marwan ketika ditemui oleh Tempo di Subang, Jawa Barat pada hari Jumat (29/1).
Mantan anggota Gafatar yang diungsikan dari Mempawah, Kalbar. Sumber: Tempo
Menurut Marwan, ketiga syarat tersebut ditujukan supaya nasionalisme dari mantan anggota Gafatar dapat digerakkan mengingat organisasi ini diketahui punya misi untuk mendirikan negara sendiri.

“Jadi, sebelum mengikuti program transmigrasi, mereka harus menyatakan kesetiaannya kepada tanah air,” tambah Marwan.

Marwan menjelaskan bahwa program transmigrasi yang ditujukan bagi mantan anggota Gafatar ini sudah dipersiapkan dengan baik. Mereka yang ingin berpartisipasi dalam program ini dipersilakan untuk mendaftar di badan transmigrasi daerah masing-masing.

Warga yang nantinya bersedia untuk dialihkan menuju daerah tertinggal akan disediakan lahan selebar 2 hektar, satu unit rumah, dan tunjangan bulanan sebesar 3,5 juta rupiah.


Marwan mengatakan Kementerian Transmigrasi dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal mencatat ada 122 daerah tertinggal yang tersebar di beberapa kabupaten di Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Sumatera yang membutuhkan program transmigrasi untuk meningkatkan roda perkembangan perekonomian mereka.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ingin Mendirikan Negara Baru, Mantan Anggota Gafatar Diminta Bersumpah Setia Kepada NKRI