Manfaat Meditasi Selain Sembuhkan Penyakit dan Kecanduan

Begitu pentingnya Meditasi sebagai terapi relaksasi kesehatan yang sudah dilakukan sedari jaman nenek moyang kita. Sebab banyak sekali manfaat yang kita dapatkan seperti mengatasi gangguan psikis, menyembuhkan penyakit, memperlambat penuaan dini pada otak yang dapat menyebabkan mudah lupa alias pikun dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya untuk kesehatan. Pemirsa beritaterbaru.id pada dasarnya untuk melakukan terapi meditasi ini terbilang sangat mudah dan sederhana. Seperti yang saya ajarkan ini adalah sebuah pengalaman pribadi untuk menyembuhkan stress dan depresi. 

Cobalah anda memulai dengan pengosongan pikiran yang berfokus pada titik disekitar dahi kedua mata. Lepaskan kepenatan, masalah dan beban yang kita alami saat ini. Biarkan saja mengalir dan percayalah titik solusi itu akan muncul saat kita dalam konsentrasi penuh yang akhirnya kita dapat menarik kesimpulan dan mengambil suatu keputusan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Nah bila anda ingin mengetahui lebih jauh dari 6 manfaat lain meditasi selain sembuhkan penyakit dan kecanduan silahkan simak artikel berikut ini.

1. Terbukti mengurangi rasa sakit atau perasaan tidak enak

Tahukah anda salah satu manfaat melakukan meditasi adalah dapat mengurangi rasa sakit maupun perasaan gelisah dan tidak enak. Setidaknya hal ini terbukti dalam salah satu studi penelitian, yang menemukan bahwa efek dari meditasi pada rasa sakit adalah membuat seseorang penderita lebih sedikit mengalami rasa sakit yang dialaminya.

Meskipun penjelasan ini sedikit agak membingungkan tetapi orang yang melakukan meditasi lebih dapat mengurangi perasaan tidak enak yang ditimbulkan oleh rasa sakit. Seperti apa yang dikatakan oleh pakar kesehatan dari Monash University yaitu Dokter Craig Hassed yang menasehatkan bahwa rasa sakit dapat berkurang dengan melakukan meditasi.

2. Dapat meningkatkan konsentrasi, otak jauh lebih fokus

Manfaat Meditasi Selain Sembuhkan Penyakit dan Kecanduan

Anda mungkin sudah tahu manfaat umum dari melakukan suatu terapi meditasi yakni dapat meningkatkan perhatian yang berarti hal tersebut mengarah kepada peningkatan konsentrasi. Bahkan dapat meningkatkan efisiensi saat melakukan hal yang berbeda-beda secara bersamaan.

Dalam suatu tim kelompok  yang telah menerima pelatihan meditasi kesadaran dua jam sehari selama delapan minggu jauh terlihat lebih efisien saat menyelesaikan tugas dalam tantangan multitasking, dibandingkan kelompok yang tidak dilatih atau yang hanya dilatih relaksasi tubuh. Kelompok yang melakukan meditasi terlihat lebih fokus kepada satu tugas. Dan hasilnya juga terbukti mereka ingat apa yang mereka lakukan lebih baik dari para peserta studi lainnya yang secara waktu bersamaan menerima tugas.

3. Ampuh mengatasi kecanduan dari kebiasaan buruk

Tidak hanya terbukti  mengurangi rasa sakit dan dapat meningkatkan kosentrasi otak. Dikatakan juga bahwa melakukan terapi meditasi dapat membantu mengurangi keinginan merokok, makan, konsumsi alkohol atau obat-obatan lain. Teknik terapi ini bekerja pada beberapa tingkatan, yaitu dengan memperkuat kontrol diri, membantu seseorang melepaskan diri dari sensasi keinginan dan mengurangi stress bahkan begitu ampuhnya juga untung mengatasi depresi .

Dalam studi penelitian baru menemukan bahwa program pelatihan kesadaran 4 minggu ternyata lebih efektif sebagai pengobatan untuk kecanduan merokok daripada pengobatan 'standar emas' yang ditawarkan oleh American Lung Association. Dan setelah empat minggu berjalam penelitian tersebut, rata-rata orang melihat hasil yang sangat luar biasa yaitu penurunan 90% dalam jumlah rokok yang mereka konsumsi dan sepertiga dari perokok berhenti sepenuhnya yang biasa mereka konsumsi setiap harinya.
4. Membantu Hentikan pikiran melayang, imajinasi tak jelas

Manfaat lain yang belum anda ketahui tentang pentingnya melakukan meditasi adalah dapat mengurangi aktivitas di daerah otak yang bertanggung jawab untuk kecenderungan pikiran kita melayang dari topik ke topik (hayalan mengembara) atau yang lebih dikenal dengan istilah nama 'pikiran monyet'.

Pikiran mengembara adalah kegiatan yang umum hadir di sekitar 50 persen dari totak jam sadar manusia, demikian diungkapkan peneliti di Yale University. Hal ini terjadi karena pikiran seseorang cenderung suka merenung atau dalam keadaan stres.

Seorang Peneliti dari Universitas Yale  menunjukkan bahwa meditasi dapat mengurangi aktivitas dalam jaringan daerah otak yang terkait dengan pikiran-pikiran pengembara. Itulah sebabnya hasil dari penelitian ini dapat menjelaskan mengapa kesadaran telah diterima sebagai terapi yang berguna untuk kegelisahan dan depresi selama sekitar satu dekade. Sebab, hal ini menunjukkan meditasi dapat membantu mencegah atau mengelola kondisi fisik untuk kesehatan yang baik tentunya membuat tubuh kita jauh lebih sehat sempurna.

5. Meditasi juga bermanfaat untuk mencegah pikun

Anda sering mengalami lupa? Seperti lupa saat meletakkan barang milik anda atau lupa akan janji yang sudah dibuat dengan teman anda, itu adalah salah satu anda terkena gejala pikun. Namun jangan khawatir bila ada waktu senggang lakukan saja meditasi. Hal ini bukan tanpa alasan sebab dalam suatu studi yang dilakukan di Australia dan Amerika menyebutkan bahwa orang yang melakukan meditasi akan lebih lama terhindar dari kepikunan. Hasil penelitian studi ini melakukan tes menggunakan alat functional magnetic resonance imaging (fMRI) untuk memeriksa otak dari 100 orang laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 24 sampai berusia 77 tahun, yang melakukan meditasi selama 20 tahun ataupun yang belum pernah sama sekali melakukan meditasi.

Ada kesimpulan  didapat dari kedua kelompok menunjukkan penurunan materi abu-abu, jaringan di mana pemikiran terjadi dan kenangan disimpan, dengan usia. Orang-orang yang sering bermeditasi mengalami penurunan tajam lebih kecil dalam volume materi abu-abu daripada mereka yang tidak bermeditasi.

Akan tetapi meski belum terbukti bahwa meditasi dapat mencegah penurunan terkait usia dalam berpikir, atau penyakit seperti demensia atau Parkinson, para ilmuwan peneliti mengatakan temuan mereka yang menambahkan dukungan lebih lanjut untuk meditasi ide adalah otak pelindung setidaknya menambah kemampuan otak yang kita miliki.

6. Sembuhkan Penyakit Imsonia (gangguan sulit tidur)

Sulit tidur ketika dimalam hari, resah menunggu kantuk yang tak datang juga itu adalah sebuah tanda penyakit Imsonia. Tenang saja anda tidak sendirian, dalam sebuah penelitian di Amerika menunjukkan bahwa lebih dari 55 orang dengan gangguan tidur moderat mengalami perbaikan kualitas tidur setelah bermeditasi.

Hasil pertama setelah enam minggu berjalan, jika dibandingkan dengan 25 orang yang belajar untuk memperbaiki kebiasaan tidur, gangguan tidur yang dialami oleh 24 orang mengalami penurunan dari skor 10.2 menjadi 7.4 setelah melakukan terapi meditasi. Menurut penjelasan pakar kesehatan di Amerika yaitu Profesor Adam Spira bahwa melakukan meditasi sangat disarankan sebagai terapi alternatif yang dipercaya ampuh memperbaiki kualitas tidur seseorang.

Bagaimana Pemirsa beritaterbaru.id? Apakah anda tertarik untuk melakukan terapi meditasi yang terbukti banyak sekali manfaatnya selain menyembuhkan penyakit dan kecanduan. Murah dan mudah untuk melakukannya bukan, bila anda kurang mengerti saat melakukannya sendirian, coba saja untuk mengikuti kursus pelatihan meditasi karena anda akan dibimbing oleh sang ahli instruktur ataupun pelatih guru meditasi.

...